Minggu, 30 Agustus 2020

Tips Menggunakan Jasa Arsitek Jakarta dan Desainer Interior

Tips Menggunaka Jasa Arsitek Jakarta dan Desainer Interior- Saat ini, ada banyak rumah dijual dengan desain yang menarik. Ditambah lagi, apartemen murah menghadirkan hunian hijau dengan konsep desain minimalis yang kontemporer. Terutama rumah dan apartemen di wilayah Ibukota Jakarta. 



Untuk para pemula, biasanya mereka khawatir terhadap biaya penggunaan jasa arsitek atau desainer interior rumah yang dianggap mahal. Tak sedikit orang yang ragu untuk menggunakan jasa konsultan arsitektur maupun interior.

Dalam artikel ini akan dibahas mengenai penggunaan jasa arsitek dan interior desainer. Alangkah lebih baik jika Anda mengenal lebih dulu tentang tugas arsitek dan desainer interior. Keduanya merupakan dua profesi yang berbeda, walaupun sama-sama mendesain ruang.

Secara teknis, definisi dari desain arsitektur adalah mendesain tampak luar sebuah bangunan. Sedangkan desainer interior bekerja untuk mendesain bagian dalam sebuah ruangan, termasuk pemilihan furniture, pemilihan warna cat dinding, lantai, plafon, pencahayaan (lighting) dalam ruang.

Desain Eksterior

Jasa desain interior atau jasa arsitek jakarta bisa dikategorikan menjadi 3 yaitu :

Minimal

Kategori minimal sendiri seperti jasa pembuatan gambar arsitektur berupa denah, gambar tapak, dan potongan serta pengamatan lokasi/survey.

Sedang

Kategori sedang adalah jasa minimal ditambah dengan perspektif eksterior.

Penuh

Jasa penuh meliputi kategori sedang ditambah dengan gambar sistem pipa, gambar sistem sanitasi, gambar instalasi listrik, estimasi biaya (RAB) rencana jadwal pembangunan (schedule kerja), dan pengawasan pembangunan.

Selain jasa arsitektur diatas, Anda bisa meminta jasa pembangunan/kontraktor dimana hal ini juga sama saja dengan meminta jasa design and build. Lantas, bagaimana cara menghitungnya?

Tentu setiap kantor arsitek memiliki cara menghitung jasa yang berbeda. Ada yang menghitung berdasarkan meter persegi, jam kerja, hingga persentase.

Apabila di dasarkan atas persentase, kisaran biaya jasa arsitek Jakarta (jasa penuh) berkisar 3 hingga 10 persen dari total Rancangan Aggaran Biaya (RAB).

Semakin besar bangunan Anda, tentu semakin kecil nilai persentasenya. Bahkan, untuk desain bangunan besar seperti mall atau perkantoran, desain fee sering kali kurang dari 1%.

Anda tentu dapat menghitung maksimal biaya yang dikeluarkan dengan patokan rata-rata pembangunan rumah kualitas standard sekitar Rp 2.5 juta per meter perseginya.

Desain Interior

Bagaimana perhitungan untuk jasa desainer interior? Jasa ini mempunyai presentase yang mirip dengan jasa desain eksterior. Namun, umumnya mayoritas orang lebih suka meminta jasa design and build.

Dengan kata lain, meminta jasa desain ruang sekaligus juga memilih perabotan, pembuatan lantai, plafon, lighting, hingga proses pengecatan dinding. Ketika budget terbatas ataupun sudah mencukupi, Anda dapat mulai mengisi furniturenya satu persatu.

Dalam proses tersebut, pastikan Anda telah menentukan desain rumah seperti apa yang di inginkan. Mulai dari etnik, retro, modern, klasik, hingga desain dengan dekorasi minimalis, semua tergantung selera Anda.

Itulah beberapa tips dalam menggunakan jasa arsitek Jakarta dan desain interior.  Semoga bermanfaat.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar