Rabu, 17 Juni 2020

Mengenal SSH Stories dan Cara Kerjanya


Mengenal SSH Stories dan Cara Kerjanya. SSH merupakan suatu protokol yang bisa memudahkan pengguna atau user untuk mengakses beragam jenis pengaturan dan dokumen yang di server. Sebelum melakukan koneksi, dengan menggunakan SSH pengguna atau user bisa memiliki opsi untuk melakukan otentikasi terhadap user remote. SSH juga bisa mengirimkan input dari server dan mengirim hasilnya ke user client.

Dengan kata lain, SSH dapat membantu user atau pengguna dalam mengelola server meskipun tida datang langsung ke lokasi. Selain itu, SSH juga bisa dimanfaatkan oleh user atau pengguna di jaringan yang sama untuk mengelola atau mengatur perangkat.

Kalau dulu seluruh data yang Anda punya akan tersimpan dalam sebuah memori di laptop atau komputer, maka untuk skala lebih besar, misalnya kantor, sekolah, dan lainnya, akan tersimpan dalam sebuah server. Server tersebut harus dikelola dengan baik karena berisikan seluruh file yang penting bagi keberlangsungan pemilik dan dapat mudah unduh file dengan aman.

Keadaan yang terjadi adalah untuk sebuah lembaga yang besar maka sangat butuh kapasitas server besar yang kemudian akan memakan ruang dan biaya perawatan. Kini, teknologi baru SSH Stories dan cara kerjanya justru bisa jadi solusi yang menghapus semua kegundahan tersebut.

SSH adalah layaknya jalur yang protokol keamanan yang menjadi penengah antar server dan pengguna yang punya nilai otentik masing-masing. Sehingga diyakini bahwa kunci tiap-tiap pengguna akan identik sehingga bisa terjamin.

Ada tuga enskripsi yang mendasari SSH yaitu enskripsi hashing, enskripsi asimetris dan enskripsi simetris. Ketiga enskripsi tersebut akan menjamin tingkat kemanana pada SSH menjadi lebih tinggi. Penggunaan SSH ini memungkinkan anda untuk mengautentikasi remote sebelum koneksi. Dengan kata lain, SSH ini sangat memudahkan bagi anda untuk dapat mengelola sebuah server tanpa harus mendatangi lokasi server (pengendalian jarak jauh).
SSH Stories dan cara kerjanya yaitu koneksi yang diawali oleh client dengan cara memanggil server lewat aplikasi SSH client. Setelah itu, client akan menerima public key yang dikirim oleh server. Lalu, SSH client memberi respon lewat pasangan kunci untuk SSH server.

Setelah proses di atas, clinet dan server kemudian melakukan verifikasi atau negosiasi koneksi. Selanjutnya, dengan menggunakan pertukaran data enkripsi, client bisa masuk ke dalam server.
Adapun SSH client itu sendiri adalah sebuah aplikasi yang dipakai untuk mengkoneksikan server dengan sistem operasi. Aplikasi tersebut terkadang telah terpasang di sistem operasi, contohnya MacOS dan Linux. Sementara, apabila user menggunakan Windows, user atau pengguna bisa memakai aplikasi sejenis PuTTY.

SSH Stories dan cara kerjanya adalah layaknya jalur yang protokol keamanan yang menjadi penengah antar server dan pengguna yang punya nilai otentik masing-masing. Sehingga diyakini bahwa kunci tiap-tiap pengguna akan identik sehingga bisa terjamin. Ingin lebih lengkapnya bisa menuju sshstories.net



Tidak ada komentar:

Posting Komentar