Senin, 17 Februari 2020

Mengenal Tahapan Metode Design Thinking Menurut Wisnu Ario


Mengenal Tahapan Metode Design Thinking Menurut Wisnu Ario – Perusahaan yang merupakan startup ataupun korporasi, sempat mengalami masalah multisektoral. Hal ini merupakan imbas dari berbagai model bisnis yang semakin hari semakin kompleks, adanya ekspansi secara terus-menerus, dan juga ekosistem dalam bisnis yang makin membesar.

Wisnu Ario
Baca juga artikel lain di : http://tino133.student.unidar.ac.id/

Di sinilah diperlukannya peran dari design thinking. Dengan adanya kerangka kerja seperti itu, organisasi tak hanya bisa mengatasi masalah-masalah dalam bisnis, tapi juga memperoleh keunggulan yang kompetitif. Perusahaan harus senantiasa berinovasi agar bisa tetap tumbuh.
Dalam pengertian sederhana, metode design thinking merupakan suatu proses untuk dapat menciptakan berbagai ide yang baru serta inovatif dalam memecahkan masalah. Design thinking ini sangat bermanfaat dalam teknologi, sama halnya seperti produk san juga servis.

Wisnu Ario yang merupakan seorang certified design sprint, dan pernah meraih Indonesia Global Champion for Science, Technology and Digital innovation , menyebutkan bahwa ada 5 tahapan yang digunakan dalam design thinking untuk perusahaan yang bisa diterapkan, diantaranya:

Empathize

Tahap pertama dengan mencari tahu kebutuhan manusia yang juda berhubungan dengan bisnis Anda. Caranya dengan melakukan pengamatan kepada pengguna agar mendapatkan pemahaman empatik dari yang Anda coba selesaikan. Ketahui seputar apa yang dilakukan para pengguna, hambatan, hal yang diharapkan, gambaran dari pengguna serta apa saja yang telah dilalui para pengguna. Informasi tersebut dapat menjadi acuan serta bahan pertimbangan saat akan berinovasi.

Define

Tim akan menganalisis informasi dan menyimpulkan apa inti permasalahannya pada tahap ini. Selanjutnya tim designer mengumpulkan berbagai ide yang berguna dalam pemecahan masalah, maka.

Menurut Wisnu Ario , harus diingat bahwa sebaiknya tetap fokus pada manfaat untuk pelanggan, bukan untuk kepentingan perusahaan atau profit pribadi. Jika belum ada ide sebaiknya Anda membuat design yang membantu dalam menyelesaikan masalah para pengguna. Itulah yang dinamakan dengan design thinking.

Ideate

Beberapa teknik ideation yang dapat digunakan antara lain Design sprint, Brainstorm, Brainwrite, serta Worst Possible Idea. Brainstorm dengan Design Sprint memiliki keunggulan untuk merangsang pemikiran bebas dari tim serta ruang maslah bisa menjadi luas. Solusi akan lebih banyak seiring dengan banyaknya ide yang terkumpul.

Prototype

Pada tahap prototype ini, saatnya mengimplementasikan solusi ke dalam bentuk prototype. Prototipe ini bisa dengan cara melakukan tes pada orang yang berada di dalam tim. Hal ini agar mereka memosisikan diri menjadi pelanggan serta memberi saran yang lebih baik.Dengan adanya tim maka Anda akan memiliki dambaran tentang feedback dari pengguna.

User Test

Anda akan menguji tentang prototipe yang telah rampung di pengguna pada tahap ini. Tim akan mengoleksi informasi lengkap untuk dapat mendefinisikan ulang masalah atau juga menyempurnakan kualitas dari produk. Jika produk mendapatkan feedback positif, maka dapat dipasarkan kepada masyarakat.

Itulah lima tahapan dalam design thinking menurut Wisnu Ario. Dengan tahapan tersebut maka Anda bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Semoga bermanfaat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar