Senin, 20 Januari 2020

Hal-Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Plus Minus Labiaplasty


Labiaplasty memang umumnya dilakukan oleh perempuan yang memiliki bentuk vagina yang kurang normal. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kelainan pada bentuk bibir vagina antara lain karena luka, bekas jahitan sesudah melahirkan, dan bahkan ada yang sudah bawaan sejak lahir. Kelainan pada bibir vagina memang bisa membuat perempuan merasa khawatir, oleh karena itu salah satu solusinya adalah Labiaplasty, yaitu operasi untuk mengurangi ukuran labia minora (bibir vagina).



Tidak seperti operasi-operasi lainnya, Labiaplasty di masyarakat masih menjadi hal yang kurang lazim bahkan mengundang kontroversi. Walaupun ditangani oleh ahli, namun Labiaplasty masih memiliki plus minus. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini.

Kelebihan Labiaplasty

Menormalkan kembali bentuk bibir vagina

Bagi perempuan yang memiliki kelainan sejak lahir atau karena sehabis melahirkan, mungkin Labiaplasty adalah solusi untuk mengembalikan bentuk vagina seperti yang seharusnya.

Mempercantik bentuk bibir vagina

Sekarang ini, tidak sedikit pula wanita-wanita muda maupun yang sudah dewasa, memanfaatkan operasi labiaplasty untuk mempercantik bentuk vagina sesuai dengan bentuk ideal. Dengan begitu, wanita bisa lebih percaya diri dalam bercinta dengan pasangannya.

Menghilangkan keputihan

Menurut media Dailymail, labiaplasty ini ternyata juga bisa menghilangkan keputihan yang sering terjadi pada wanita. Keputihan kadang memang sangat mengganggu jika sudah parah.

Kekurangan Labiaplasty

Memiliki resiko yang besar

Selain kelebihan, labiaplasty tentu memiliki resiko. Resiko yang paling fatal adalah menghilangnya rasa sensitif pada daerah intim sehingga sulit terangsang. Hal ini disebabkan karena kerusakan saraf pada alat seksual. Namun sekali lagi, ini hanyalah resiko saja. Selain itu, resiko yang lain adalah rasa nyeri pada daerah kewanitaan.

Lebih mudah terkena infeksi

Infeksi biasanya akan menyebabkan luka yang lama kering. Hal ini karena daerah intim perempuan merupakan area yang paling sensitif sehingga setiap luka pasti akan berbeda proses penyembuhannya. Selain itu, pasien biasanya akan merasa tidak nyaman pada area kewanitaan selama beberapa hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar